Sinopsis :
Pernikahan adalah ibadah terpanjang. Banyak jalan menuju pernikahan, ada yang mengawalinya dengan berpacaran, dan ada yang mengawalinya dengan taaruf. Ada yang tidak berani menikah karena belum mampu memberi nafkah. Namun, ada juga yang tidak berani menikah padahal telah mampu memberi nafkah. Pernikahan sebisa mungkin tidak diakhiri dengan perceraian karena itu adalah sesuatu yang boleh namun dibenci oleh Allah. Berangkat dari keresahan tersebut buku ini tersusun. Tulisan yang ada dibuku ini merupakan ketikan ulang dari ucapan tokoh-tokoh seperti Dr. Fahrudin Faiz (UIN Sunan Kalijaga), Guru Bakhiet (PP. Nurul Muhibbin Barabai), Guru Gembul (SMAN Kota Bandung), Guru Sekumpul (Martapura), Buya Syakur (PP Cadangpinggan), Gus Baha (Rembang), Martin Suryajaya (STF Driyarkara), Buya Yahya (al-Bahjah), dan Dr. Dedi. B
Deskripsi Buku :
Buku ini terbagi menjadi 4 bagian, yaitu catatan pertama, catatan kedua, catatan ketiga, dan catatan keempat. Pada bagian catatan pertama terdiri atas 26 topik, dimulai dengan bagaimana cinta keibuan lalu cara mengambil manfaat dengan memaafkan dan diakhiri dengan terwujudnya permintaan. Catatan pertama ini dapat dikatakan sebagai dasar atau pondasi dari persiapan diri untuk menikah. Selanjutnya pada catatan kedua terdiri atas 14 topik, dimulai dengan rasa takut lalu cinta dan diakhiri dengan kecemasan. Catatan kedua ini dapat dikatakan sebagai medan dari persiapan diri untuk menikah. Pada bagian catatan ketiga terdiri atas 16 topik, dimulai dengan kesadaran lalu hasrat seksual dan diakhiri dengan fase dari penderitaan. Catatan ketiga ini dapat dikatakan sebagai rintangan dari persiapan diri untuk menikah. Pada bagian catatan keempat terdiri atas 40 topik, dimulai dari nasehat lalu humor kemudian tugas pemimpin dan diakhiri dengan mental blok. Catatan keempat ini dapat dikatakan sebagai evaluasi dari persiapan diri untuk menikah. Sehingga total topik yang tersusun adalah 96 topik sepanjang 176 halaman. Susunan ini tidaklah dibuat secara asal melainkan melalui perenungan dan pengamalan lebih dari 2 tahun. Setelah membacanya secara terurut, insyaAllah pembaca akan merasa lebih memahami tentang persiapan pernikahan.