Sinopsis :
Propinsi Jawa T engah adalah wilayah yang kaya dengan keanekaragaman budaya. Tiap daerah kabupaten/kotamadia yang ada di Propinsi ini memiliki budaya tradisional tersendiri yang kadang-kadang berbeda dengan antara satu dengan lainnya. Puncak-puncak keanekaragaman budaya Jawa Tengah secara makro nampaknya sangat dipengaruhi oleh keadaan geografis. Meskipun beraneka ragam namun jika diamati secara lebih cermat antara satu dengan lainnya saling berpengaruh. Puncak-puncak budaya tradisional sangat erat kaitannya dengan keberadaan penguasa pada jaman lalu. Didaerah yang penguasaan keratonnya lebih kuat maka tradisi-tradisi yang berkembang sangat dipengaruhi nilai-nilai dari keraton. Sedangkan di daerah-daerah yang dikuasai oleh penjajah (Belanda) seni tradisi yang berkembang nampaknya juga terpengaruh oleh nilai-nilai yang dianut oleh Belanda. Demikian halnya dengan daerah-daerah yang banyak dihuni oleh pendatang etnis Cina nilai-nilai tradisinyapun juga terpengaruh. Secara geografis peta tradisi motif, fungsi, dan ragam bentuk lkat dan Hiasan Kepala Jawa T engah jika dirunut dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat hingga perbatasan Jawa T engah dan Jawa Timur puncak-puncaknya antara lain : lkat Banyumasan, lkat Tegal, Ikat Kebumen, Ikat Pekalongan, Ikat Kudus, Ikat Surakarta, Ikat Wonogiri dan Ikat Blora.
Deskripsi Buku :
Nama Penulis : Drs. Yuniarso K Adi, Dra. Suhartati, Drs. Sudaryanto
Nama Penerbit : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan
Tahun : 1995