Dilihat 371 | 1 Terjual
“EDUCATION FOR ALL” adalah suara nurani dua insan pendidikan
Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara dan Raden Ajeng Kartini; katanya
memang tidak terunkap dalam bahasa mereka, namun jauh terbentuk dalam
sikap mereka. Lebih menakjubkan lagi suaranya tercetus jauh sebelum
UNESCO sebagai lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia dengan
narasi-narasi mutual understanding between countries, membangun peace-eduacation atas dasar kemanusiaan, meningkatkan wawasan multi-cultural education
sebagai pijakan perbandngan pendidikannya, namun lebih dari itu
mempelajari kelemahan dan keunggulan, keberhasilan dan kegagalan,
persamaan dan perbedaan teori dan praktek pendidikan di berbagai negara,
akan mampu melahirkan pernyataan sikap sebagian kita tentang “inferioritas negara underdeveloped”
yang berlebihan terhadap negara maju dengan pretensi bahwa segala
sesuatu yang berasal dari negara maju (Barat) adalah simbol kemoderenan
dan kemajuan merupakan wrong and false paradigm, karena akan
menimbulkan krisis identitas bangsa itu sendiri. Selain itu,
ketergantungan pendidikan dengan negara maju yang terlalu lama dan
berlebihan, tanpa adanya upaya pembaharuan pendidikan di negara tuan
rumah, bisa menyebabkan asosiasi dan asimilasi budaya yang mungkin
kebablasan. Membaca buku “Education For All” insya Allah akan dapat
mengurangi rasa apriori anda dengan bangsa dan negara anda sendiri.
Lebih banyak
Tentang Buku
522
Halaman
522
Menit
-
Kata
Judul : EDUCATION FOR ALL STUDI KASUS PENDIDIKAN LINTAS NEGARA (MATERI KULIAH PERBANDINGAN PENDIDIKAN)
Penulis : MARYUS SUPRAYADI
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Tebal : 522 Halaman
Cover : Soft Cover
Lebih banyak
Penerbit Adab
1
Terjual
0
Lencana