Menulis merupakan bagian dari kehidupan kita. Menulis bagi guru
adalah hal yang sudah seharusnya menjadi suatu kebutuhan. Menulis dan
berliterasi bagi guru merupakan hal yang harus dilakukan dan dikuasai,
karena dengan menulis, guru akan semakin kreatif dan terampil dalam
berkomunikasi secara tertulis. Memulai dari menulis pengalaman,
kegelisahan, dan seputar pendidikan di sekolah dapat ditulis oleh
seorang guru. Bila setiap hari guru menuliskan semua pengalaman, metode
pembelajaran hasil pembelajaran, dan ide/gagasan yang membawa kemajuan
bagi dunia pendidikan, maka suatu saat pendidikan kita akan berkembang
dan menjadi lebih baik lagi. Kilas berkas menuju pentas,
mempunyai makna dari yang “sekilas” nanti harapannya akan dapat
“dipentaskan” melalui karya-karya tulis yang lebih profesional lagi,
diwujudkan dalam bentuk karya-karya Solo (individu) dari guru-guru
kita.
Pertama memang harus dipaksakan untuk dapat meluangkan waktu kita
untuk menulis, kemampuan untuk menyampaikan ide/gagasan, pengalaman
kita, apa yang ada dalam pikiran kita, semua harus dimulai dengan
semangat bahwa kita sedang memulai membuat sejarah kita dalam bentuk
tulisan yang kita buat. Mengawali memang sulit, berat, tapi itulah
tantangan bagi seorang guru untuk dapat memulai menulis. Lambat laun,
jika kita terus konsisten menulis, maka kita akan merasakan bahwa
menulis itu mudah.
Seringnya berlatih, dan harus ada yang memotivasi guru, maka
tersusunlah karya-karya guru yang ternyata dapat kita nikmati tulisan
mereka sebagai hiburan, dan sebagai bagian dari gerakan literasi di
sekolah. Dalam buku ini, kita dapat membaca berbagai pengalaman guru,
yang dapat menghibur kita di sela-sela waktu luang kita.
Para pembaca yang budiman, dan para guru di sekolah, buku ini penting
bagi sekolah dan para guru karena dari buku ini pembaca akan dapatkan
motivasi, dan semangat baru , bahwa kita semua pasti dapat menulis,
selama ada niat, kemauan dan usaha yang sungguh-sungguh. Selamat Membaca
dan berkarya. Semoga sukses.