Dilihat 482 | 0 Terjual
Sinopsis
Masyarakat Adat Baduy berada di Kawasan pegunungan Kendeng yang
memiliki alam masih terjaga keasliannya. Masyarakat Baduy merupakan
komunitas yang pola hidupnya mempertahankan adat tradisi leluhurnya,
tidak menerima modernisasi, sehingga memiliki keunikan dari masyarakat
luar. Mereka meyakini bahwa lahir ke dunia ditugaskan untuk menjaga
keaslian lingkungan alam. Baginya alam tidak boleh diubah sebagaimana
petunjuk adat “Pikukuh” sejak dahulu.
Sejak Baduy ditetapkan sebagai Kawasan wisata budaya Tahun 1990 oleh
Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, telah banyak perubahan terutama pada
budaya dan banyaknya sampah plastik di Kawasan ulayat Baduy. Hal ini
mengakibatkan resistensi bagi masyarakat adat Baduy, sehingga para
pemangku adat menolak istilah pariwisata dan mengharapkan pengunjung
yang datang ke baduy bukan berwisata, tetapi “Saba Budaya” diartikan
silaturahmi budaya Baduy. Maka dibutuhkan model pengembangan wisata yang
tepat untuk kondisi masyarakat adat Baduy. Indigenous Ecotourism
dipilih penulis sebagai model yang tepat sebagai pola pengembangan
wisata pada masyarakat di sana
Lebih banyak
Tentang Buku
308
Halaman
308
Menit
-
Kata
Judul : Pengembangan Model Indigenous Ecotourism pada Masyarakat Adat Baduy
Penulis : Rohaendi
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 308 Halaman
Cover : Soft Cover
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana