Kabupaten Seram Bagian
Barat (SBB) merupakan salah satu daerah pemekaran di wilayah Provinsi Maluku
berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003. Kabupaten ini merupakan salah
satu kabupaten terdekat dengan ibu kota Provinsi Maluku, yakni berjarak ± 100
km (BKPMD Maluku 2006).
Hasil hutan bukan kayu
(HHBK) memiliki nilai sosial dan ekonomi yang penting bagi masyarakat yang
menggantungkan hidup mereka pada HHBK yang merupakan mata pencaharian utama
masyarakat sekitar hutan. Disamping itu, dengan adanya kegiatan produksi dan
pengolahan HHBK, maka dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar
sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Kebijakan dan strategi pemasaran
HHBK harus mengutamakan pengembangan pemasaran dan pengembangan produk HHBK,
dengan melaksanakan kebijakan: 1) Peningkatan kuantitas dan kualitas produksi
HHBK; 2) Penguatan informasi pemasaran; 3) Peningkatan kualitas SDM petani
melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan; 4) Peningkatan pemberian bantuan
modal usaha; 5) Peningkatan kegiatan promosi pada tingkat provinsi dan
nasional; 6) dan Penciptaan suatu mekanisme pengurusan izin yang mudah dan
cepat.
Pemanfaatan hasil hutan
bukan kayu haruslah menjadi inti dari pemanfaatan hasil hutan. Disamping dapat
melestarikan hutan secara umum, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu lebih
diartikan sebagai pemanfaatan secara berkelanjutan dari hutan tanpa tegakannya
atau memanfaatkan hasil sampingan dari pohon atau hasil hutan lainnya.
Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dapat menjadi kegiatan pokok dari pemanfatan
hasil hutan pada mekanisme pengelolaan hutan oleh masyarakat seperti hutan
desa. Dalam pengelolaannya, hal utama yang harus diketahui adalah potensi dari
hasil hutan bukan kayu yang terdapat pada suatu kawasan hutan.
Buku ini mengulas
tentang potensi HHBK dalam wilayah SBB yang dapat dijadikan informasi dasar
yang jika dikelola dengan baik dapat memberikan tambahan pendapatan bagi
masyarakat serta menjadi salah satu sumber pendapatan daerah terutama yang
berasal dari minyak Kayu Putih, Damar, Rotan, Bambu dan Nira.