Dilihat 425 | 0 Terjual
Pandemi virus corona (Covid 19) telah “menghantui” masyarakat global,
khususnya warga negara Indonesia. Wabah corona ini menjadikan kehidupan
masyarakat tergoncang, terombang-ambing, sehingga mereka mengalami
kegelisahan, kekhawatiran, ketakutan dan kepanikan yang luar biasa
sampai-sampai “mengalahi” ketakutannya kepada Tuhan.
Memang tidak bisa dipungkiri wabah ini sangat cepat menyebar dan efek
yang ditimbulkan tidak hanya flu, demam, batuk biasa tapi sampai pada
kematian. Mungkin efek “kematian” tersebut yang menjadi “momok”
masyarakat global. Kepanikan dan ketakutan yang berlebih inilah yang
menyebabkan mereka melupakan kekuatan, kekuasaan Allah Swt zat yang maha
segala-galanya. Sehingga, berbagai upaya lahir dilakukan dengan
“memborong” bahan-bahan alami (rempah-rempah), masker, antiseptik, dan
bahan lainnya yang dianggap mampu menangkal virus ini.
Mereka dilupakan oleh situasi dan kondisi, bahwa ada upaya ruhani yang
tidak kalah “jitu”nya dengan usaha-usaha lahir tersebut. Upaya ruhani
ini sebagai langkah untuk membangun kembali hubungan kedekatan dengan
sang Kuasa, memupuk keyakinan yang “mantap” kepada-Nya, bahwa Dia
sebaik-baik penolong yang maha pengasih-penyayang, dan Dia tidak akan
membiarkan hamba-Nya berada di dalam jurang keterpurukan selamanya.
Untuk itu, dalam buku ini penulis ingin menyampaikan bahwa dalam
menghadapi wabah covid 19 diperlukan juga usaha batin melalui
ajaran-siraman ilmu tasawuf untuk mengontrol hati, mensucikan jiwa,
mendekatkan diri kepada Allah Swt, serta menenangkan ruhani agar tidak
menjadi “budak” ketakutan makhluk-Nya yang tak kasat mata ini (Covid
19).
Lebih banyak
Tentang Buku
180
Halaman
180
Menit
34.095
Kata
Judul : Tasawuf dan Covid 19
Pengarang : Muhamad Basyrul Muvid, S.Pd.I, M.Pd
Ukuran : 21 cm x 14,5 cm
Tebal : 182 Halaman
ISBN : 978-623-9330-59-0
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana