Dilihat 492 | 0 Terjual
Sinopsis
Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam di
satu sisi merupakan anugerah Allah yang patut untuk disyukuri. Namun
kenyataan tersebut ternyata tidak mudah untuk dijalani. Sebab nyatanya
kondisi tersebut membawa implikasi lain yang jika tidak dikelola dengan
baik dapat menimbulkan perpecahan antar sesama warganegara. Misalnya
penerapan syari’at Islam untuk diberlakukan di kalangan umat Islam
ternyata tidak semudah yang dapat dibayangkan. Hampir setiap usaha
mengakomodir syari’at Islam dalam peraturan perundang-undangan nyaris
tidak pernah sepi dari kritikan, hujatan bahkan tuduhan yang
memarginalkan Islam dan umat Islam. Beberapa tahun terakhir ini kita
disuguhkan dengan ramainya tuduhan di media melabeli mereka yang vocal
dalam menyampaikan aspirasi keislaman dengan label-label: anti NKRI,
anti Persatuan, anti Kebhinekaan, ekstrim, radikal, intoleran, pengusung
demokrasi populis, pengusung politik identitas dan sederet label
lainnya yang tidak pantas untuk disematkan.
Kondisi tersebut tidak hanya terkait dengan masalah kekinian yang
terjadi di negeri ini, tapi akar masalahnya terhubung erat dengan
pertengkaran ideologis yang tidak selesai efek dari perdebatan di masa
lampau di kalangan founding fathers tentang dasar negara. Para founding fathers
dahulu terpolarisasi kedalam dua kelompok besar yang bertentangan
secara diametral satu sama lain dalam pembahasan dasar negara yakni
kelompok nasionalis sekuler dan nasionalis Islam. Hingga Konstituante
tengah bersidang a lot untuk menuntaskan pekerjaannya merampungkan
rancangan Undang-Undang Dasar pada kurun waktu 1957-1959, tiba-tiba
harus terhenti oleh sebuah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang membubarkan
Konstituante dan memberlakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945.
Kehadiran buku ini tidak lain ialah menyoroti keadaan tersebut dan
berbagai dinamika yang terjadi dalam kurun waktu tersebut dengan melihat
korelasinya dengan upaya penerapan syari’at Islam di Indonesia yang
telah diperjuangkan selama bertahun-tahun melalui jalur konstitusional
seperti di BPUPKI maupun di Konstituante.
Lebih banyak
Tentang Buku
174
Halaman
174
Menit
-
Kata
Judul : Aspirasi Penerapan Syari’at Islam di Indonesia (Studi Perdebatan tentang Dasar Negara dalam Polemik Keputusan Presiden Nomor 150 Tahun 1959 tentang Kembali Kepada Undang-Undang Dasar 1945)
Penulis : Syahdi Firman, S.H., M.H
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Tebal : 174 Halaman
Cover : Soft Cover
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana