Dilihat 468 | 0 Terjual
Buku berjudul “Konflik Elit Politik di Kesultanan Palembang
Darussalam Tahun 1803-1821” dilatarbelakangi oleh konflik yang sangat
krusial di Kesultanan Palembang Darussalam baik konflik politik antar
sesama keluarga sultan maupun dari para kolonial yang berusaha menguasai
monopoli perdagangan yang tak kunjung selesai sejak tahun 1803 sampai
Kesultanan Palembang Darussalam mengalami kejatuhan tahun 1821.
Konflik yang terjadi di Kesultanan baik konflik interen maupun
eksteren dan untuk mengetahui peristiwa-peristiwa yang ditimbulkan
akibat eskalasi konflik. Elit politik yang terbagi elit politik yang
memerintah dan elit non-memerintah memiliki peran masing-masing di
tengah masyarakat yang ada. Elit politik yang memerintah dalam
penelitian ini adalah sultan dan para priyayi. Mereka memiliki peran
mengatur stabilitas di masyarakat dan membuat kebijakan-kebijakan.
Sedangkan elit politik non-memerintah yang terlibat dalam konflik ini
adalah kolonial Inggris dan Belanda. Para kolonial ini awalnya berperan
sebagai pedagang yang berusaha memonopoli perdagangan dan kemudian ikut
campur dalam urusan pemerintahan. Selanjutnya konflik interen antara
Sultan Mahmud Badaruddin II dengan Sultan Ahmad Najamuddin II merupakan
kekecewaan Sultan Mahmud Badaruddin II dengan pengkhianatan yang
dilakukan oleh adiknya Sultan Ahmad Najamuddin II, konflik internal
tersebut distimulasi oleh kolonial sehingga konflik internal semakin
memanas. Sedangkan konflik Kesultanan Palembang Darussalam dengan
kolonial diakibatkan oleh perbedaan kepentingan. Kesultanan Palembang
berusaha untuk melepaskan diri dari kolonial dan memperoleh kedaulatan.
Sedangkan kolonial Inggris dan Belanda berusaha menguasai monopoli untuk
memenuhi kesejaterahan serta meningkatkan stabilitas ekonomi. Ketika
konflik mengalami kemandekan akibat kebuntuan dalam menemukan solusi
terbaik antara pihak yang berkonflik. Maka konflik tersebut mengalami
eskalasi, dengan lahirnya perang 1819 dan 1821. Dalam perang 1819 babak I
dan babak II, Kesultanan Palembang Darussalam berhasil menghancurkan
kekuatan kolonial dengan kekuatan dan semangat jihad fi sabilillah yang
dikobarkan oleh Tarekat Samaniyah.
Lebih banyak
Tentang Buku
178
Halaman
178
Menit
-
Kata
Judul : KONFLIK POLITIK KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM TAHUN 1803-1821
Penulis :RAVICO, M.HUM., dan ENDANG ROCHMIATUN, M.HUM
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 178 Halaman
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana