Dilihat 491 | 0 Terjual
Pertama, substansi buku ini adalah menyor otrealitas wilayah
pedesaan dari perspektif Indeks Desa Membangun (IDM) yang menunjukkan Indeks Ketahanan
Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL)
sebanyak 22 variabel dan 54 indikator. Kedua, upaya mempetajam potensi dan
problematika wilayah pedesaan tertinggal dan sangat
tertinggal ini dikembangkan dengan analisis SWOT integralistik, sehingga kondisi
internal dan eksternal tampak menjadi terang benderang sebagai sebuah realitas sosial pedesaan.
Ketiga, telaah kritis dalam perspektif fenomenologi terhadap: (1) Primadona
areal persawahan di Desa Ranowila yang
telah menjelmah menjadi sebuah lahan mati karena faktor kerusakan bendungan dan irigasi;
(2) Banjir yang kerap kali terjadi di
sepanjang alur sungai Konaweha sejak keberadaan perkebunan kelapa sawit; (3) Penggalian
batu gunung secara besar-besaran di Kecamatan Moramo yang kini mulai sangat
mencemaskan; (4). Keberadaan tuna kisma di Desa Mowila Kecamatan Mowila yang kini telah menjadi
“poverty rackets” menuju kemiskinan”; (5) Keberadaan pertambangan nikel di
Desa Sangi-Sangi Kecamatan Laonti yang
telah merusak ekosistem serta menimbulkan konflik sosial; dan (6)
Kecenderungan penyelewengan Dana Desa melalui metode mark upatas harga barang dan bahan bangunan di atas harga aslinya,
sehingga memberi peluang besar bagi oknum perangkat desa untuk memperkaya diri sendiri.
POTENSI DAN PROBLEMATIKAWILAYAH PERDESAAN
Lebih banyak
Tentang Buku
277
Halaman
277
Menit
42.204
Kata
Judul :POTENSI DAN PROBLEMATIKA WILAYAH PERDESAAN : Menyoal Keberadaan Desa-Desa Tertinggal
Penulis :Peribadi, Muhammad Arsyad, Samsul, La Patuju, La Ode Marhini, Iwan Patta, dan Sitti Harnia
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 277Halaman
No ISBN : 978-623-497-061-6
Tahun Terbit : Desember 2022
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana